Search This Blog

Sunday, April 14, 2013

Contoh Soal Akuntansi Piutang dan Penyelesaian

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK

PT. BORNEO memiliki saldo rekening-rekening (sebelum disesuaikan) pada tanggal 31 Desember 2011 sbb:
                Piutang Dagang                                                 Rp 195.000.000
                Cadangan Kerugian Piutang                             Rp 350.000
                Penjualan Kredit                                              Rp 840.000.000
                Retur dan Potongan Penjualan                         Rp 40.000.000
Umur piutang
jumlah
Persentase tidak tertagih
Jatuh tempo hari ini
Rp 76.000.000
0,5%
Lewat jth tempo 1-30 hr
Rp 62.000.000
1%
Lewat jth tempo 31-60 hr
Rp 22.000.000
3%
Lewat jth tempo 61-90 hr
Rp 15.000.000
5%
Lewat jth tempo >90 hr
Rp 20.000.000
10%

Diminta:
       1.       Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan, bila kerugian piutang ditaksir 1% dari penjualan bersih!
       2.       Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan, bila kerugian piutang ditaksir 6% dari saldo piutang dagang!
       3.       Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan, bila kerugian piutang dihitung berdasarkan daftar umur piutang di atas!
sumber soal:
Dasar-dasar Akuntansi jilid 2 edisi 7 karya Al. Haryono Jusup 

Thursday, April 11, 2013

Sistem Informasi Manajemen


A.    Definisi  Sistem Informasi Manajemen (SIM)

manajemen
a.    Definisi dari Beberapa Ahli
Beberapa ahli telah memberikan rumusan tentang sistem informa-si manajemen, antara lain:
1. David Kroenke
SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi.

2. McLeod
SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

3. Stoner
SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)

b.    Definisi Secara Etimologi
Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Sedangkan informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada.

Sehingga, Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) dapat diartikan sebagai suatu kesatuan komponen atau elemen perencanaan yang merupakan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis.

B.     Tujuan Umum
1.                 Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
2.                 Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
3.                 Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

C.     Tahapan Utama
SIM dirancang melalui beberapa tahap utama, yaitu:
1)    Tahap survei pendahuluan dan perumusan masalah.
2)    Tahap desain konseptual
3)    Tahap desain terperinci
4)    Tahap implementasi akhir

D.    Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
  v  Perencanaan
Formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  v  Pengendalian
Perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  v  Pengambilan Keputusan
Proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

E.       Tingkatan Manajemen dalam SIM
    1.     Manajemen tingkat bawah, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan untuk keperluan pengendalian operasional. Pada tingkatan ini SIM dipergunakan dengan tujuan untuk penghematan disegala bidang yang mungkin untuk dilakukan. Contohnya pencetakan rekening listrik oleh PLN. Penerapan SIM dalam hal ini akan menghasilkan penghematan baik waktu maupun tenaga kerja.

    2.     Tingkatan manajemen menengah, penerapan SIM dipergunakan untuk keperluan pengendalian manajemen. Tugas seorang manajer menengah ialah mengelola semua sumberdaya milik organisasi agar benar-benar dipergunakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen puncak oleh semua personilnya secara efektif dan efisien. Untuk dapat melaksanakan tugas seperti ini manajer harus mempunyai segala macam informasi tentang segala kegiatan organisasi dalam operasinya sehari-hari. Dalam hal inilah SIM dapat berperanan secara nyata untuk membantu manajer. Hal ini disebabkan karena komputer mempunyai kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data dengan mudah, dan menggali informasi yang terkandung didalamnya secara cepat.

     3.      Manajemen tingkat puncak, yang tugas utamanya adalah untuk membuat perencanaan yang strategis.

Belajar Bahasa Jepang: Kata Kerja


Kata kerja bahasa Jepang merupakan jenis kata yang dapat berubah. Untuk jenis-jenis atau apa saja yang dapat merubah kata kerja sebaiknya kita abaikan dulu, yang pasti kita harus tahu dulu apa saja kelompok kata kerja dalam bahasa Jepang. Perbubahan kata kerja dalam bahasa Jepang itu tidak serta merta merubah keseluruhan kata, melainkan hanya sebagian suku kata.
Kata kerja dalam bahasa terdiri dari 3 kelompok. Yaitu :
  1. Kata Kerja Berakhiran –u
う(u)=>  買う(kau)=membeli
                        言う(iu) mengatakan
つ(tsu)=> 立つ (tatsu) berdiri
                        待つ (matsu) menunggu 
る(ru)=> 売る (uru) menjual
jepang                        曲がる (magaru) belok
く(ku)=> 働く (hataraku) bekerja
                        行く (iku) pergi
ぐ(gu)=> 泳ぐ (oyogu) berenang
                        嗅ぐ (kagu) =  mengendus
む(mu)=> 読む (yomu) membaca
                        飲む (nomu) minum
ぬ(nu)=> 死ぬ (shinu) mati
ぶ(bu)=>遊ぶ (asobu) bermain
                        学ぶ (manabu) belajar
す(su)=> 話す (hanasu) berbicara
                        晴らす (harasu) = membersihkan, menjernihkan
2.      Kata Kerja Berakhiran –iru dan –eru
              -iru :
                          見る (miru) =  melihat
                          いる (iru) =  ada (untuk makhluk hidup)
                         
                          -eru :
                          教える (oshieru) =  mengajar
                          食べる (taberu) =  makan
3.      Kata Kerja Tidak Beraturan
Kata kerja ini hanya ada 2, yaitu :
              来る (kuru) = datang
              する (suru) = melakukan                 
Catatan : yang bercetak tebal merupakan bagian yang tidak berubah dari kata kerja.
jepang



Saturday, April 6, 2013

Balada Kisah Manusia

Kali ini aku mau memposting puisiku yang sebenarnya merupakan tugas Bahasa Indonesia waktu disuruh membuat sebuah puisi yang otentik alias buatan sendiri oleh Bapak Faisal, terus dibaca di depan satu sekolahan, fuhh... that's an unforgettable experience... Ini dia puisinya, mohon kritik dan saran ya..:


Terdengar suara dentuman menggertakkan bumi
Butiran-butiran logam merobek udara
Memecah keheningan bulan purnama
Langit terbelah oleh burung-burung baja
Menggelegar terbang menggertak jiwa

Sang setan merah melahap raga tak berdosa
Mencaik-cabik hati yang ditinggalkannya
Terlukis di lembayung sinar kilat berwarna
Sebagai tanda telah terenggut beberapa nyawa

Terdengar suara hentakan kaki-kaki lemah manusia
Ketika mereka berlari menuju asa
Tersesat kehilangan arah
Dibanjiri darah, nanah, dan air mata
Secercah harapan meredupkan mereka
Laksana cahaya redup dari lentera

Tanah dan pasir berbisik-bisik
Jelaga abu-abu terbang menusuk langit
Mega kelabu berarak pergi tanpa bunyi
Sang angin memainkan musik menyentuh hati
Menghibur mereka yang ditinggal pergi
Lautan darah dan peluh sudah tak mungkin terelakkan
Saat anak-anak Adam berusaha menjadi tuhan
Berusaha menggenggam dunia di tangan mereka
Bahkan jiwa hanyalah ambrose, makanan para dewa

Semua ini terdengar seperti sebuah drama tragedi
Atau mungkin sajak-sajak dalam elegi
Namun semua ini merupakan kisah para manusia
Di atas panggung cinta berlatar duka


Tuesday, April 2, 2013

Sunyi


Terisak haru membahana
Setitik cahaya menyeka gelap
Termenung sejenak
Tak kunjung mendapat persepsi
Apa yang terjadi selama ini
                                        
Hampa terasa
Serempak hadir di kesunyian
Laksana gelombang nan dahsyat
Tak ku lihat dia di sana
Terkubur rasa pedih dan kecewa

Tak keruan ku berpikir
Dia disana bertemankan sang surya
Berjalan menyusuri lembah
Ku terperangkap dalam bathin
Bertanya kenapa ini semua
Tak ada jawab menghampiri
Hanya isak tangis semata