Search This Blog

Saturday, December 15, 2012

COMPARATIVE AND SUPERLATIVE #1

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK


comparative and superlative
source: http://radialinfo.com

Dalam bahasa Inggris, ada beberapa “tingkatan” adjective berdasarkan “intensitasnya”, yaitu comparative dan superlative. Mungkin, agak sulit dicerna maksudnya apa. Kalau begitu perhatikan contoh kalimat-kalimat bahasa Indonesia di bawah ini:
      1.       Badan Andi tinggi.
      2.       Badan Andi lebih tinggi daripada Budi.
      3.       Andi adalah murid paling tinggi di kelas.

Apakah ketiga kalimat di atas bermakna sama? Tentu tidak.
Pada kalimat pertama, Andi mempunyai badan yang tinggi. Namun, kita tidak dapat mengambil kesimpulan apa-apa. Kita tidak tahu setinggi apa badannya, apakah dia sangat tingi, atau sebenarnya tidak terlalu tinggi, kita tidak tahu.

Pada kalimat ke-2, informasinya mulai jelas, bahwa badan Andi lebih tinggi daripada Budi. Berarti Budi mempunyai badan yang lebih pendek disbanding Andi. Inilah yang disebut “Comparative”. Compare berarti membandingkan. Jadi “comparative” digunakan untuk membandingkan.

Pada kalimat ke-3, kita dengan sangat jelas dapat menarik kesimpulan bahwa badan Andi adalah yang paling tinggi disbanding semua temannya di kelas. Jadi, tidak ada yang lebih tinggi daripada Andi di kelasnya. Inilah yang disebut “Superlative”. Super bisa diartikan sebagai sangat atau tidak ada bandingannya, jadi “Superlative” digunakan untuk menyatakan bahwa suatu benda memiliki sifat yang tidak ada tandingannya. Seperti "SUPERMAN" yang mempunyai kekuatan yang tidak ada manusia lain yang mempunyai kekuatan yang sepertinya.

      A.      Comparative
Dalam bahasa Indonesia, comparative bisa disamakan dengan frase seperti “lebih banyak” (fewer), “lebih cantik” (more beautiful), “lebih tampan”, dll
Jadi, untuk mengubah suatu adjective menjadi “comparative” ada dua cara, yaitu:
1.       Menambahkan kata “more” sebelum adjective
POLA :
MORE + ADJ
Contoh:
-          More beautiful = lebih cantik
-          More expensive = lebih mahal
-          More painful = lebih sakit
-          More handsome = lebih tampan

2.       Menambahkan akhiran –er di akhir adjective
POLA :
ADJ-ER
Contoh:
-          Smart    => smarter          = lebih pintar
-          Cheap   => cheaper         = lebih murah
-          Big          =>  bigger            = lebih besar
-          Small     => smaller           = lebih kecil
Jika dimasukkan ke dalam kalimat, maka kata sifat comparative harus didampingi oleh kata “than” setelahnya, yang bermakna dibandingkan.
POLA DALAM KALIMAT :
ADJECTIVE-ER + THAN
MORE + ADJECTIVE + THAN
Contoh:
-          Andi is smarter than Joni.
-          Mira is more beautiful than Mita.

      B.      SUPERLATIVE
Dalam bahasa Indonesia, contoh frasa “superlative” adalah “paling besar”, “paling cantik”, dll
Untuk mengubah suatu adjective menjadi superlative adjective, ada 2 cara, yaitu:
1.       Menambahkan frasa “the most” sebelum adjective
POLA :
THE + MOST + ADJECTIVE
Contoh:
-          The most beautiful = paling cantik
-          The most expensive = paling mahal
-          The most painful = paling sakit
-          The most handsome = paling tampan

2.       Menambahkan kata  “the” sebelum adjective dan akhiran –est di akhir adjective
POLA :
THE + ADJECTIVE-EST
Contoh:
-          Smart    => the smartest                = lebih pintar
-          Cheap   => the cheapest               = lebih murah
-          Big          =>  the biggest                  = lebih besar
-          Small     => the smallest                 = lebih kecil

Adjective (Kata Sifat)



Dalam bahasa Indonesia, adjective adalah kata sifat. Contoh kata sifat dalam bahasa Indonesia seperti: cantik (beautiful), ganteng (handsome), pintar (smart), dll.
Adjective lebih mudah dipelajari daripada Verb, karena TIDAK MEMILIKI ATURAN-ATURAN KHUSUS DAN TIDA TERPENGARUH OLEH TENSES APAPUN. Jadi satu adjective pada kalimat present akan sama persis dengan yang di kalimat past ataupun future, dst.
Misalnya:
Present:               She is beautiful.
Past       :               She was beautiful.
Future  :               She will be beautiful.        
Mudah kan!!!!?????
Okay, sekarang aku akan memberi beberapa adjective yang sering digunakan.

  • Beautiful = cantik
  • Handsome = ganteng
  • High = tinggi (umum)
  • Tall = tinggi (ukuran)
  • Low = rendah
  • Short = pendek
  • Old = tua
  • Young = muda
  • Good = baik
  • Bad = jelek
  • Like = mirip
  • Peace = damai
  • New = baru
  • Light = ringan
  • Heavy = berat
  • Expensive = mahal
  • Cheap = murah
  • Traditional = tradisional
  • Modern = modern
  • Quick = cepat
  • Slow = lambat
  • Angry = marah
  • Big = besar
  •  Small = kecil
  • Private = pribadi
  •  Public = umum
  •  Hot = panas
  •  Cool = sejuk
  • Warm = hangat
  •  Cold = dingin

Saturday, December 8, 2012

Verb (Kata Kerja) #2

pindah ke:
http://edunesiajaya.blogspot.com/

Verb (Kata Kerja) #1


Kalian  pasti sering menemukan istilah “Verb” dalam bahasa Inggris. Tapi, mungkin sebagian dari kalian belum tahu apa itu “verb”. Verb dala bahasa Indonesia disebut dengan KATA KERJA. Kalian pasti sudah tahu apa itu kata kerja kan. Kata kerja dalam Indonesia memiliki dua bentuk, yaitu kata kerja bentuk dasar seperti : minum, makan, ajar, duduk, dll. Dan kata kerja jadian atau berimbuhan, seperti : meminum, dimakan, mengajar, belajar, menduduki, dll.

Sedangkan ,kata kerja dalam bahasa Inggris menurut tenses atau kala-nya terdiri dari beberapa bentuk. Meliputi  kata kerja dasar (to infinitive), present, past, past participle, continuous, dll. 
     
     A.      Bentuk dasar/ to infinitive
Kata kerja dasar atau to infinitive adalah kata kerja yang akan kita temukan ketika kita mencari di kamus. Misalnya, kata kerja “went”. Kamu tidak akan mendapatkan kata ini di kamus formal, karena kata kerja ini bukan merupakan kata dasar / bentuk kamus, sehingga kamu harus mencari akar kata / bentuk dasarnya, yaitu “go”.

Kata kerja bentuk dasar dapat juga dipakai di dalam kalimat. Biasanya dipakai ketika menggabungkan 2 kata kerja yang saling melengkapi. Dan kata dasarnya diikuti oleh “to”.
Misalnya :
1.       I wanted to go to school yesterday.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to go” yang didahului oleh kata kerja berimbuhan, yaitu “wanted” (kata kerja bentuk 2 / past tense).
2.        I’m going to read that book.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to read” yang didahului oleh kata kerja “am going” (kata kerja continuous).
  
    B.      Bentuk present
Tidak terlalu berbeda dengan kata kerja bentuk dasar, kata kerja bentuk present tidak menggunakan tambahan apapun. Perbedaannya adalah ketika kata kerja ini dilakukan oleh subjek orang ketiga tunggal, yaitu “he” (dia lk), dan “she” (dia pr). Ketika kata kerja bentuk present dilakukan oleh “he” dan “she”, maka kata kerjanya ditambah akhiran –s. untuk lebih jelasnya simak beberapa contoh kalimat di bawah :
1.       She writes a letter to her friend.
Pada kalimat di atas kata kerja “write” berubah menjadi “writes” karena bentuk tenses dari kalimat di atas adalah present.
2.       He plays badminton.
Play => plays
3.       Jaya comes to my house.
Pada kalimat di atas, subjeknya adalah “Jaya”. Yang harus kita ingat adalah “he” , “she” dan “it” adalah kata ganti orang ketiga tunggal. Dan semua nama orang dan benda yang tunggal memiliki sama dengan “he”, “she”, dan “it”. Untuk lebih memahami simak contoh berikutnya :
4.       My school has 14 classrooms and 5 laboratories.
My school = it, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.
5.       Dewi wears a beautiful dress.
Dewi = she, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.

   
   bersambung:   
    verb-kata-kerja-2